PENINGKATAN EFISIENSI BELANJA PERJALANAN DINAS PADA KEMENTERIAN/LEMBAGA DENGAN MODEL SHARED SERVICES

Main Article Content

Dwi Prioatmaji

Abstract

Kegiatan perjalanan dinas dilakukan di hampir seluruh satuan kerja (satker) pada kementerian/lembaga. Tren pagu anggaran belanja perjalanan dinas cenderung mengalami kenaikan setiap tahun. Berdasarkan hasil kajian oleh Ditjen Perbendaharaan dalam Spending review Tahun 2017, ditemukan inefisiensi pada belanja perjalanan dinas sebesar Rp349,13 miliar. Dalam empat tahun terakhir, anggaran belanja perjalanan dinas selalu menjadi pos yang dilakukan pemotongan dan penghematan anggaran. Kebijakan pemotongan anggaran mempunyai dampak psikologis terhadap negara karena terkait langsung dengan kepercayaan publik. Perlu dipertimbangkan metode lain untuk meningkatkan efisiensi belanja perjalanan dinas, salah satunya dengan shared services yang menjadi inisiatif transformasi di Kementerian Keuangan.


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat shared services dalam meningkatkan efisiensi perjalanan dinas dan menggambarkan proses bisnis perjalanan dinas dengan model shared services. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan eksploratif.


Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi belanja perjalanan dinas dapat ditingkatkan dengan model shared services karena adanya skala ekonomi yang terjadi dengan memusatkan fungsi administrasi. Dalam mendukung shared services, perlu dilakukan perubahan dalam mekanisme pelaksanaan perjalanan dinas.

Article Details

How to Cite
Prioatmaji, D. (2019). PENINGKATAN EFISIENSI BELANJA PERJALANAN DINAS PADA KEMENTERIAN/LEMBAGA DENGAN MODEL SHARED SERVICES. Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara Dan Kebijakan Publik, 4(1), 71-86. https://doi.org/https://doi.org/10.33105/itrev.v4i1.116
Section
Articles

References

Bergeron, Bryan. (2003). Essentials of Shared services. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.
Budi, Daniel Setyo. (2010). Efisiensi Relatif Puskesmas-Puskesmas di Kabupaten Pati Tahun 2009. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Burns, Timothy J. dan Kathryn G. Yeaton. (2008). Success Factors for Impelementing Shared services in Government. IBM Center for The Business of Government.
Creswell, John W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Edisi Keempat. Diterjemahkan oleh: Fawaid dan Pancasari. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Department of Finance Australian Government. (2013). Procurement of Travel Management Services for the Australian Government.
------------. (2015). Procurement of Air Travel Services for the Australian Government.
Direktorat Jenderal Perbendaharaan. 2017. Spending Review Tahun 2017: Optimalisasi Peran Belanja K/L Dalam Rangka Ketahanan Fiskal dan Ekonomi. Jakarta.
------------. (2016). Laporan Transformasi Kelembagaan Direktorat Jenderal Perbendaharaan 2015: Pasti Lebih Baik, Legacy for the Future. Jakarta.
Garuda Indonesia. (2017). Corporate Online System. Materi dipresentasikan pada pertemuan antara Ditjen Perbendaharaan dengan PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Mei 5, Jakarta.
Gould, K, dan A Magdieli. (2007). Optimizing Government Effectiveness Through Shared services: Perspectives from IBM Corporation. IBM Global Business Services.
Grant, Gerald. et al. (2006). Designing Governance for Shared services Organizations in the Public Service. Government Information Quarterly (24): 522-538.
Hafizi, Ravika. et al. (2016). Analyzing Sharing Experiences in Government Sector Based on Shared Service Perspectives. Jatit. Journal of Theoretical and Applied Information Technology, Vol. 88, No. 1.
Janssen, Marijn dan Rene Warenaar. (2004). An Analysis of Shared services Centre in e-Government. 37th Hawaii International Conference on System Sciences.
Kementerian Keuangan. (2015). Mengukur Kualitas Belanja Pemerintah Dalam APBN. Materi dipresentasikan pada Kunjungan Studi Lapangan Universitas Negeri Lampung, Mei 27, Lampung.
Keuper, Frank dan Kai-Eberhard Lueg. (2013). Finance Bundling and Finance Transformation: Shared services Next Level. Spinger Gabler.
Mandl, Ulrike. et al. (2008). The Effectiveness And Efficiency of Public Spending. Directorate-General for Economic and Financial Affairs, European Commision. Economic Papers 301.
Martinez-Vazquez, Jorge, dan Andrey Timofeev. (2010). Choosing between Centralized and Decentralized Models of Tax Administration. Routledge Taylor & Francis Group. International Journal of Public Administration, 33: 601-619.
Murray, J. Gordon dan Peter G. Rentell. (2008). Procurement as a Shared services in English Local Government. International Journal of Public Sector Management, Vol. 21 No. 5: 540-555.
Ozcan, Yasar A. (2008). Health Care Benchmarking and Performance Evaluation: An Assessment using Data Envelopment Analysis (DEA). Springer Science+Business Media, LLC.
Permana, Adhita Surya. (2016). Pemusatan Fungsi Administrasi "Back Office" Kementerian Negara/Lembaga pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Materi dipresentasikan pada Mini Seminar Transformasi Kelembagaan, Juni 23, Jakarta.
Public Works and Government Services Canada. (2006). Evaluation Framework for PWGSC's Shared Travel Services initiative (STSI). Final Report 2005-613.
------------. (2006). Formative Evaluation for PWGSC’s Shared Travel Services initiative (STSI). Final Report 2005-615.
Razali, Roni. (2012). Analisis Efisiensi Puskesmas di Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Tahun 2011. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Sako, Mari. (2010). Technology Strategy and Management: Outsourcing Versus Shared services. Communications of the ACM. Vol. 43, No. 7.
Schulman, D.S. et al. (1999). Shared services: Adding Value to The Business Units. New York: John Wiley & Sons, Inc.
Sekaran, Uma dan Roger Bougie. (2016). Research Methods for Business: A Skill-Building Approach. Seventh Edition. West Sussex: John Wiley & Sons, Inc.
Silberston, Aubrey. (1972). Economies of Scale in Theory and Practice. Wiley. The Economic Journal, Vol. 82, No. 325, Special Issue: In Honour of E.A.G. Robinson, pp. 369-391.
Subdit Penelitian dan Pengembangan, dan Kerjasama Kelembagaan. (2017). Piloting Sentralisasi Pembayaran Gaji, Langkah Awal Penerapan Shared services di Ditjen Perbendaharaan. Treasury Policy Brief. Edisi No. 3. http://www.djpbn.kemenkeu.go.id/portal/id/data-publikasi/publikasi-cetak/treasury-policy-brief.html.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
The Chartered Institute of Purchasing & Supply. (2009). An Essential Guide to Purchasing Business Travel Services. CIPS Knowledge Works.
Turle, Marcus. (2010). Shared services: An Outline of Key Contractual Issues. Field Fisher Water House LLP. London. Computer Law & Security Review 26, 178-184.
Ulbrich, Frank. (2010). Adopting shared services in a public-sector organization. Transforming Government: People, Process and Policy, Vol. 4 Iss 3: 249 – 265.
Walsh, Peter. et al. (2008). Shared services: Lesson from the Public and Private Sectors for the Nonprofit Sector. The Australian Journal of Public Administration, vol. 67, no. 2: 200-212.
Yan, Jun. et al. (2007). Autonomous Service Level Agreement Negotiation for Service Composition Provision. Future Generation Computer Systems 23, 748-759.

Peraturan Perundang-undangan
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 113/PMK.05/2012 Tentang Perjalanan Dinas Dalam Negeri Bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri, dan Pegawai Tidak Tetap.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.05/2012 Tentang Tata Cara Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.01/2014 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 230/PMK.05/2016 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162/PMK.05/2013 Tentang Kedudukan dan Tanggung Jawab Bendahara pada Satuan Kerja Pengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 36/KMK.01/2014 Tentang Cetak Biru Program Transformasi Kelembagaan Kementerian Keuangan Tahun 2014—2025.
Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor 17/PB/2017 Tentang Uji Coba Pembayaran dengan Kartu Kredit dalam Rangka Penggunaan Uang Persediaan.
Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor S-4599/PB/2013 Hal Penjelasan Lebih Lanjut Penggunaan Akun Perjalanan Dinas Berdasarkan Surat Menkeu No. S-2056/MK.5/2013.
Berita dan Artikel Daring
Tribunnews. (2016). Marwan Dasopang: Pemotongan Anggaran Berdampak Pada Kepercayaan. http://www.tribunnews.com/nasional/2016/06/17/marwan-dasopang-pemotongan-anggaran-berdampak-pada-kepercayaan (diakses 26 November 2017).
Kumparan. (2017). Ada Potensi Pemborosan Anggaran Rp34 T dari Perjalanan Dinas K/L. KumparanNEWS, 4 April 2017. https://kumparan.com/wiji-nurhayat/ada-potensi-pemborosan-anggaran-rp-34-t-dari-perjalanan-dinas-k-l (diakses 26 November 2017).
Department of Finance Australian Government. Whole-of-Australian-Government Travel Services. https://www.finance.gov.au/procurement/travel-and-related-services/ (diakses 15 Oktober 2017).
Hyatt. Hyatt Company Travel. https://www.hyatt.com/hyatt/company-travel/program-info/guest.jsp;jsessionid=EBEF6D596428729C34A54A49E9F3FEE0.atg07-ord-atg1 (diakses 1 Januari 2018).